Epic Universe Is Broken Before It's Even Open? Here’s What Fans Are Begging to Fix
Epic Universe Sudah Rusak Sebelum Dibuka? Ini yang Diminta Penggemar untuk Diperbaiki

Epic Universe seharusnya menjadi mahkota Universal—taman hiburan mutakhir yang penuh keajaiban dan kekacauan. Tapi para penggemar tak sungkan bersuara: mulai dari sistem Express Pass yang berantakan hingga tidak ada tempat teduh di bawah terik matahari Florida, keluhan datang bertumpuk lebih cepat daripada antrian wahana. Dan yang paling menyedihkan: banyak masalah ini bukan sekadar gangguan kecil—tapi kesalahan desain yang sudah tertanam sejak sebelum gerbang dibuka.
Ironinya? Universal mencoba bersaing dengan pengalaman tamu legendaris ala Disney, tapi penggemar bilang mereka lupa soal dasar-dasar: penyebaran kerumunan, desain yang mudah diakses, dan kenyamanan manusia. Anda boleh punya naga dan kastil sihir, tapi kalau pengunjung kena sengatan matahari dan stres, ini bukan liburan—ini ujian bertahan hidup. Dan jujur saja: siapa yang pikir menjual makanan yang perlu 90 menit untuk disajikan di Toadstool Café itu kece?
Ayo bahas soal tempat teduh. Atau, lebih tepatnya, ketiadaan totalnya. Anda bilang ini taman seharga 500 juta dolar, tapi mereka tidak bisa menganggarkan beberapa tenda peneduh atau jalan setapak yang dinaungi pohon? Saya bawa anak-anak ke walkthrough Kementerian Sihir dan keluar dengan kulit merah menyala seperti lobster. Ini bukan soal kenyamanan—ini soal keselamatan dasar. Serangan panas itu nyata, semuanya.
Mereka mendesain alur keramaian seperti festival dadakan, bukan taman hiburan permanen. Anda tak bisa asal memadati 50.000 orang di satu alun-alun dan berharap keajaiban terjadi. Anda butuh sirkulasi tersebar—lebih banyak jalur melingkar, zona satelit, dan aktivitas pasif. Sekarang, ini seperti panci tekan.
Penggabungan Express Pass terlalu awal dengan antrian reguler merusak nilai layanan. Saya bayar untuk express, bukan 'tunggu yang agak lebih singkat.' Kalau saya masih harus mengikuti 500 pengunjung reguler, buat apa?
Mereka lupa bahwa taman tidak hanya untuk pencari sensasi. Disney paham ini. Mereka menyediakan Pusat Perawatan Bayi, antrian tempat duduk, dan zona tenang. Universal terasa seperti dirancang oleh insinyur yang hanya peduli pada statistik roller coaster, bukan kakek-nenek atau ibu hamil.
Tidak ada pass tahunan? Untuk taman di Florida? Ini tidak masuk akal. Warga lokal yang tinggal sejauh satu jam tidak akan mengeluarkan lebih dari 150 dolar berkali-kali sebulan. Universal sedang menjauhkan calon pengunjung paling setia yang seharusnya jadi basisnya.
Tepat sekali. Tidak ada pass tahunan bukan cuma membatasi akses—tapi juga menandakan bahwa Universal menganggap Epic Universe sebagai perangkap turis, bukan pusat komunitas. Itu kesalahan strategis besar.
Toadstool Café butuh 90 menit untuk menyajikan makanan? Sementara itu, anak saya tantrum dan saya hanya ingin sekadar muffin. Siapa yang menyetujui sistem begini?
Peringatan lampu kilat di semua wahana kecuali satu? Itu bukan kelalaian—itu bentuk pengecualian. Jika Anda mengklaim inklusif, mulailah dengan membuat peringatan sensorik konsisten di semua wahana.