Ex-MultiVersus Directors Launch Horror Sim on Kickstarter — Is This the Future of Game Dev?
Mantan Direktur MultiVersus Luncurkan Game Horor Simulasi via Kickstarter — Apakah Ini Masa Depan Pengembangan Game?

Jadi kapalnya bukan cuma berlayar — tenggelam, dan sekarang krunya membangun rakit dari puing-puing. Dua direktur utama dari MultiVersus, Justin Fischer dan Brock Feldman, baru saja mendirikan Airlock Games, dan game perdana mereka, What the Stars Forgot, adalah game horor simulasi sci-fi? Ini bukan sekadar perubahan arah — ini loncat genre pakai parkour.
Setelah runtuhnya studio AAA dan satu lagi penghentian game favorit oleh korporasi, langkah ini terasa lebih seperti sindiran keras daripada sekadar ganti karier — sindiran yang dibungkus kampanye Kickstarter. Tapi hei, kalau game horor-sim tentang bintang yang terlupakan terdengar menarik, mungkin indie bukan rencana B — mungkin memang rencana Hebat dari awal.
Inilah wujud insting bertahan hidup di tahun 2024. Saat studio besar mulai memakan warisan mereka sendiri, langkah cerdas bukan menunggu gelombang PHK berikutnya — tapi mengambil alat dan membuat sesuatu yang benar-benar bermakna.
Tepat sekali. Jalur indie bukan lagi pilihan cadangan — ini jalan keluar dari kekacauan korporasi.
Cerita keren, tapi jangan berpura-pura Kickstarter itu stabil. Ini seperti lotre: menukar keamanan finansial dengan kebebasan kreatif. Dan sembilan dari sepuluh kali, taruhan ini menghabiskan developer sebelum gamenya sempat diluncurkan.
Saya rindu saat studio tetap independen dan membuat game aneh penuh semangat tanpa harus meminta sedekah di Kickstarter. Tapi ada keindahan dalam game horor manajemen berjudul 'What the Stars Forgot' — seperti industri itu sendiri sedang berbisik penuh penyesalan.
Judul itu bukan cuma puitis — ini sebuah manifesto. Berkata: proyek yang kita cintai menghilang bukan karena gagal, tapi karena para eksekutif mematikan listrik. Bintang-bintang itu tidak mati — mereka dilupakan.
Suka semangatnya, tapi bisakah kita bicara apakah game ini benar-benar menyenangkan? Horor + manajemen = simulator stres. Saya pernah main Oxygen Not Included dan sampai sekarang trauma karena tumpukan ganggang. Jangan pertukarkan niat artistik dengan kenyamanan bermain.
Kalian terlalu sibuk mendiagnosis niat developer dan mekanik game. Cerita sebenarnya di sini adalah ambisi naratif. Game yang membuatmu mengelola stasiun riset yang memburuk sementara sesuatu mengawasi dari kehampaan? Itu bukan stres — itu suasana. Itu penceritaan.
Suasana tidak mengembalikan 20 jam Anda saat sadar Anda cuma main spreadsheet dengan efek kegilaan. Saya hormati ambisi, tapi kalau tidak menyentuh perasaan, itu cuma lampu suasana.