Is This the Nuclear Renaissance We’ve Been Waiting For—or Just a $630 Billion Gamble?
Apakah Ini Renaisans Nuklir yang Kita Tunggu-tunggu—Atau Hanya Sebuah Taruhan $630 Miliar?

Jadi Gedung Putih baru saja melemparkan bom kebijakan nuklir—bukan lewat perjanjian, tapi lewat pakta investasi AS-Jepang senilai $550 miliar dan kesepakatan $80 miliar dengan Westinghouse. Ini bisa jadi menghidupkan kembali sektor nuklir AS yang mati suri atau justru menjadi proyek boros pemerintah termahal sejak kasus Solyndra.
Jepang menanamkan $550 miliar lewat Fasilitas Investasi Strategis baru, dan AS menambahkan nilai dengan tanah, izin, dan persetujuan lebih cepat. Tapi ini intinya: jika Jepang mundur, kita bisa timpakan tarif. Ini bukan diplomasi—ini perundingan nuklir paksaan.
Sebagai orang yang telah merancang reaktor selama 20 tahun, saya optimistis tapi hati-hati. Dananya sangat besar, tapi jangan lupa proyek Vogtle: tujuh tahun terlambat, $17 miliar membengkak. Uang bukan satu-satunya hambatan—birokrasi rumit dan kekurangan tenaga ahli itu nyata adanya.
Akhirnya, nuklir mendapat perhatian yang layak! AI tidak akan berjalan dengan harapan dan hashtag. Kita butuh tenaga dasar yang andal 24/7, dan kombinasi surya-angin saja tidak cukup. Investasi ini sudah terlambat datangnya.
Jadi kita kembali memberi subsidi ke miliarder asing? Westinghouse dimiliki Brookfield dan Cameco—dua perusahaan non-AS. Dan sekarang AS dapat 20% keuntungan masa depan? Kedengarannya kita hanya menyelamatkan mereka dari kebangkrutan.
Anda pikir proses persetujuan cepat berarti memangkas standar? Salah. NRC selama ini meminta tambahan dana untuk merekrut staf dan meng-upgrade digitalisasi. Dana lebih banyak berarti tinjauan lebih cepat dan lebih aman—bukan pelonggaran aturan.
Poin yang adil, tapi siapa yang mengawasi pengawasnya? Jika Jepang bisa dikenai tarif karena mundur, apa yang menghentikan AS menggunakan dana sebagai senjata untuk kepentingan politik?
Mari realistis: tanpa dana $25 miliar untuk Bechtel dan Carrier, tidak akan ada reaktor yang dibangun. Anda bisa punya desain terbaik, tapi jika sistem pendingin gagal, itu jadi benda mahal tak berguna. Infrastruktur kini jadi menarik lagi—akhirnya.
Kalian merayakan nuklir sementara Fukushima masih bocor? Dan kita percaya industri yang dulu menyangkal perubahan iklim? Beri saya atap surya di jalan tol dan pembangkit angin lepas pantai. Bukan taruhan berbiaya tinggi atas teknologi usang yang didanai pajak.
Dikatakan oleh orang yang belum pernah melihat reaktor meleleh. Reaktor modular kecil (SMR) modern jauh lebih aman secara inheren, dan limbah nuklirnya sangat kecil dibanding emisi bahan bakar fosil. Emosi tidak akan menyalakan kota.