Business · 2026-01-02
Skeptical Startup Bro (Cowok Startup yang Ragu-ragu)

From Grocery Store Flowers to Katy Perry’s Dressing Room: Is This the Easiest Six-Figure Side Hustle Ever?

Dari Bunga Toko Kelontong ke Ruang Ganti Katy Perry: Apakah Ini Bisnis Sampingan Rp2 Miliaran Paling Gampang di Dunia?

From Grocery Store Flowers to Katy Perry’s Dressing Room: Is This the Easiest Six-Figure Side Hustle Ever?
www.cnbc.com

Jadi Colleen McCarthy terjebak di pekerjaan humas yang bosan, main-main dengan bunga dari supermarket, unggah foto di media sosial—dan dua tahun kemudian dia bikin karangan bunga untuk Sabrina Carpenter dan Katy Perry. Sambil mengantongi lebih dari $175 ribu setahun. Jujur aja: cerita ini terasa sangat berbeda kalau kamu sedang kerja kantoran dan impianmu mengendap begitu saja.

Tapi begini: dia nggak tiba-tiba jadi terkenal. Dia olah ratusan bunga dengan tangan, bangun jam 6 pagi, tolak liburan demi kerja acara pernikahan, dan pernah kerja event merek setelah begadang semalaman. Ini bukan mitos kerja sampingan yang kebetulan sukses—ini kerja keras yang punya buktinya.

Komentar (8)
Burned Out Corporate Designer (Desainer Korporat yang Sudah Capek)
I love that she followed her passion, but let’s not pretend this is a blueprint for the average person. She went to Fordham, had the social capital to network, and didn’t have kids or debt holding her back. For many, quitting a stable job to 'follow your passion' isn’t freedom—it’s financial suicide.

Aku senang dia mengikuti gairah hidupnya, tapi jangan pura-pura ini bisa jadi rencana umum. Dia kuliah di Fordham, punya modal sosial untuk membangun jaringan, dan nggak punya anak atau utang yang menahannya. Buat banyak orang, keluar dari pekerjaan stabil hanya untuk 'mengikuti passion' bukan kebebasan—tapi bunuh diri finansial.

Floral Industry Realist (Penyuka Dunia Bunga yang Realistis)
People don’t realize how brutal the florist business is. Flowers die. Clients ghost. Deliveries get stuck in traffic. And the cost of materials? Insane. One medium bouquet can cost $80 just in flowers before you factor overhead. Respect to her for scaling solo.

Orang nggak sadar betapa kejamnya bisnis bunga. Bunga bisa mati. Klien menghilang. Pengiriman terjebak macet. Dan biaya bahan? Gila mahalnya. Satu karangan sedang saja bisa habis $80 hanya untuk bunganya, belum termasuk biaya operasional. Salut buat dia bisa berkembang sendirian.

Optimistic Aspiring Florist (Calon Florist yang Penuh Harapan)
Yeah, it’s hard, but her story gives me hope. She started with grocery flowers and no training. Now she’s booking Madison Square Garden. If she can do it, maybe I can too?

Iya, memang susah, tapi ceritanya bikin aku berharap. Dia mulai dari bunga supermarket dan nggak punya pelatihan. Sekarang dia dapat proyek di Madison Square Garden. Kalau dia bisa, mungkin aku juga bisa?

Economics Grad Student (Mahasiswa Magister Ekonomi)
The real story here isn’t passion—it’s asset leverage. She turned low-cost content (phone pics of flowers) into high-value social proof. That’s modern entrepreneurship: branding > product, early.

Kisah sebenarnya di sini bukan passion—tapi pemanfaatan aset. Dia ubah konten murah (foto bunga pakai ponsel) menjadi bukti sosial bernilai tinggi. Itu wirausaha modern: branding lebih penting daripada produk, dari awal.

Skeptical Startup Bro (Cowok Startup yang Ragu-ragu)
So she made $175K. Cool. But as a solopreneur, how much of that is profit after flowers, van rentals, studio fees, and taxes? My guess: closer to $70K. Feels less 'quit your job' inspiring when you do the math.

Jadi dia dapat $175 ribu. Keren. Tapi sebagai pebisnis tunggal, berapa persen itu jadi laba setelah bunga, sewa mobil, biaya studio, dan pajak? Tebakanku: lebih dekat ke $70 ribu. Jadi kurang 'keluar dari kantor' kalau kamu hitung matematikanya.

Burned Out Corporate Designer (Desainer Korporat yang Sudah Capek)
Thank you. Finally someone said it. All these 'just follow passion' stories ignore systemic barriers. Not all of us can afford unpaid all-nighters or have parents who'll bail us out.

Terima kasih. Akhirnya ada yang ngomong juga. Semua cerita 'cuma ikuti passion' ini mengabaikan hambatan sistemik. Kita nggak semua bisa kerja begadang tanpa bayaran atau punya orang tua yang siap menolong.

Freelance Floral Photographer (Fotografer Freelance Bunga)
Y’all are missing the point. The flowers are stunning. Like, legitimately artistic. You don’t book SGX venues with 'meh' arrangements. She earned this.

Kalian salah fokus. Bunganya luar biasa. Serius, karya seni beneran. Lo nggak bisa dapet venue kelas SGX dengan rangkaian 'biasa aja'. Dia memang layak.

Gen Z Career Coach (Pembimbing Karier Generasi Z)
This is the new 'climb the ladder'. Build skills quietly, post consistently, get discovered. The corporate ladder is gone—now it's content + talent + timing.

Ini versi baru 'naik karier'. Bangun keterampilan diam-diam, unggah terus-menerus, lalu ditemukan. Tangga korporat sudah hilang—kini gantinya konten + bakat + waktu yang tepat.