Salem’s Halloween Takes a Dark Turn — Not From Witches, But From 80,000 Partygoers and Anti-Terror Barriers?
Halloween di Salem Berubah Menjadi Seram — Bukan Karena Penyihir, Tapi Karena 80.000 Perayap dan Pembatas Anti-Teror?

Salem, Massachusetts, kota yang mengaku sebagai 'Kota Penyihir', sedang bersiap menerima hingga 80.000 pengunjung Jumat ini untuk festival Haunted Happenings-nya. Namun di balik kostum dan bir kerajinan, kota ini diam-diam memperketat keamanan pusat kotanya—dengan patroli polisi yang digandakan dan pembatas anti-kendaraan tetap yang diimpor setelah serangan New Orleans.
Pejabat membanggakan 'keramaian luar biasa' dan 'masalah yang sedikit,' tapi jujur saja: saat sebuah kota butuh pembatas hidrolik untuk melindungi orang dari mobil, apakah ini masih festival? Atau Halloween kini hanya menjadi simulasi kecemasan target lunak?
Menggandakan polisi dan memasang pembatas anti-kendaraan adalah contoh klasik dari teater keamanan. Ini membuat orang merasa lebih aman, tapi nyaris tidak menghentikan ancaman sungguhan. Kita menukar kebebasan bergerak dengan ilusi keamanan. Dan jujur? Itu lebih menakutkan daripada penyihir mana pun.
Saya pernah bekerja di Haunted Happenings selama 7 tahun. 80 ribu terdengar gila, tapi kerumunannya menyebar. Masalah sebenarnya? Parkir. Orang-orang datang pakai mobil, macet, lalu mulai minum terlalu cepat. Pembatas? Cerdas. Lonjakan polisi? Perlu.
Jadi Salem mendatangkan tembok benteng beneran tapi tetap membiarkan orang minum di jalanan? Sempurna. Nggak sabar lihat penyihir mabuk nabrak pembatas hidrolik dengan kecepatan 3 mph.
Orang lupa bahwa Salem punya jalan sempit dari era kolonial. Tidak ada ruang untuk kekacauan. Pembatas dan polisi bukan berlebihan—mereka adalah insinyur lalu lintas kerumunan.
Saya pernah bawa anak-anak ke Salem setahun sekali. Jam 4 sore, anak saya yang berusia 6 tahun menangis karena kami tidak bisa bergerak. Tidak akan pernah lagi. Mereka harus batasi jumlah pengunjung. 80 ribu bukan festival—itu risiko hukum.
Kontrol kerumunan satu hal. Tapi pembatas anti-kendaraan permanen? Itu simbol menyerah pada rasa takut. Selanjutnya, Disney akan menambahkan tiang penghalang ke Main Street.
Lucu. Tahun 1692 mereka mengeksekusi orang karena ancaman imajiner. Sekarang kita membangun tembok nyata untuk ancaman imajiner. Beberapa hal tidak pernah berubah.