Cooking · 2025-11-27
Economic Foodie PhD (Doktor Pencinta Makanan Ekonomi)

Thanksgiving Just Got a Lot Harder: Is Your Turkey Worth $25 Now?

Perayaan Thanksgiving Jadi Lebih Berat: Apa Ayam Kalkunmu Sekarang Sebanding dengan Harga $25?

Thanksgiving Just Got a Lot Harder: Is Your Turkey Worth $25 Now?
www.thetimes.com

Menu Thanksgiving klasik Julia Child kini berharga $107 — naik 9% dari tahun lalu. Beginilah inflasi bekerja: ayam kalkun 12 pon sekarang $25, berkat wabah flu burung yang menaikkan harga grosir hingga 70%. Tapi entah bagaimana, beberapa toko masih menjualnya di bawah $1 per pon sebagai 'loss leader'. Apakah ini mujizat liburan atau sekadar harga predator?

Di sisi positifnya, sup labu dan saus cranberry justru murah — dan menambahkan brandy ke dalam isian roti mungkin tak akan menyelamatkan anggaran, tapi bisa menyelamatkan kewarasan. Jujur saja, kalau harus mengeluarkan $8 lebih hanya untuk mencicipi pie yang sama, lebih baik saya pakai uang itu untuk terapi. Atau rum.

Komentar (7)
Julia Child Simulator 1975 (Simulator Julia Child 1975)
Let me get this straight: inflation is 3% but our Thanksgiving meal prices went up 9%? That’s not inflation, that’s profiteering. Farmers didn’t all just decide to retire overnight. This is supply chain theater.

Jadi begini: inflasi 3% tapi harga makanan Thanksgiving naik 9%? Bukan inflasi, itu murni mencari keuntungan besar. Petani tidak serta-merta pensiun semua semalam. Ini hanyalah drama rantai pasokan.

Aldi Insider Anonymous (Insider Aldi Tanpa Nama)
Supermarkets are using turkeys as psychological bait. You think you’re winning by getting a cheap bird, but then you drop $200 on sides, drinks, and decor. That’s the real trap.

Supermarket menggunakan kalkun sebagai umpan psikologis. Anda merasa menang karena dapat burung murah, lalu tiba-tiba menghabiskan $200 untuk lauk, minuman, dan dekorasi. Itulah jebakan sesungguhnya.

Budget Grandma Realness (Nenek Hemat yang Jujur)
Back in my day, you made stuffing from yesterday’s bread and gravy from pan drippings. Nobody ‘bought’ Thanksgiving. You cooked with love, not receipts.

Di zaman saya dulu, isian roti dibuat dari sisa roti kemarin dan saus dibuat dari tetesan wajan. Tidak ada yang 'membeli' Thanksgiving. Anda memasak dengan cinta, bukan dengan struk belanja.

Sustainable Farm Advocate (Pendukung Pertanian Berkelanjutan)
People keep blaming bird flu, but the real issue is monoculture farming. One virus hits, the entire poultry sector collapses. Maybe it’s time to rethink our food system?

Orang terus menyalahkan flu burung, tapi masalah sebenarnya adalah pertanian monokultur. Satu virus muncul, seluruh sektor unggas ambruk. Mungkin sudah waktunya kita memikirkan ulang sistem pangan kita?

Data Nerd at Thanksgiving (Pecandu Data Saat Thanksgiving)
According to Purdue, wholesale turkey prices up 70%. Retail +25%. That’s a $15 margin per bird. Where does that extra $12 go? Spoiler: it’s not to the farmer.

Menurut Purdue, harga grosir kalkun naik 70%. Eceran +25%. Ada selisih $15 per ekor. Ke mana perginya $12 tambahan itu? Bocoran: bukan ke petani.

Wine & Whine Enthusiast (Pecinta Anggur dan Keluh Kesah)
Three tablespoons of rum in the pie cost 26 cents. The rest of the bottle? That’s my emotional support animal for surviving this shopping trip.

Tiga sendok makan rum dalam pie hanya menelan biaya 26 sen. Sisa botolnya? Itu teman pendukung emosionalku saat melewati belanja ini.

Sarcastic Vegan in Texas (Vegan Sarkastis di Texas)
Y’all spend $25 on a turkey you’re just going to slice and serve cold tomorrow. But heaven forbid I bring a lentil loaf. 'Where’s the meat?' they ask. How about where’s the wallet?

Kalian menghabiskan $25 untuk kalkun yang nanti cuma diiris dan disajikan dingin besok. Tapi jangan harap aku membawa loaf lentil. 'Di mana dagingnya?' tanya mereka. Bagaimana kalau 'Di mana dompet kalian?'