Is Argentina Playing Economic Jenga with the IMF Again? $20 Billion at Stake
Apakah Argentina Lagi Main Jenga Ekonomi dengan IMF? $20 Miliar Dipertaruhkan

Jadi IMF menyuruh Argentina 'tingkatkan cadangan devisa lebih cepat'—terdengar seperti saran profesional, tapi ayo jujur: ini setara dengan menyuruh pecandu kartu kredit untuk 'cuma perbanyak menabung'.
Bantuan $20 miliar ini datang dengan syarat—dan syaratnya makin ketat. Tim Milei janji disiplin fiskal, tapi tiap kali Argentina berbalik, mereka kembali masuk ICU ekonomi global.
Mari kita akui—Argentina sudah sering mengalami ini. Presiden baru, janji besar, kesepakatan IMF, lalu 'boom'—tiga tahun kemudian krisis lagi. Saya tak optimis. Ini ekonomi ala Groundhog Day.
Sebagai pelaku usaha ekspor, jujur saya mendukung tekanan dari IMF. Jika ini memaksa pemerintah berhenti mencetak peso seperti selebaran pesta, saya setuju.
Ini bukan cuma soal Milei. Masalah struktural Argentina sudah akut sejak puluhan tahun lalu. Ingat hiperinflasi 1989, default 2001, krisis 2018. IMF bukan penjahatnya—mereka cuma tamu yang selalu datang di acara intervensi keluarga.
Tepat sekali. Argentina terus menolak obat karena rasanya pahit. Tapi inflasi rendah tak mungkin tanpa pengendalian moneter.
Saya hidup di tahun 1989. Orang tua saya menukar mobil dengan beras. Saya tak minta pertumbuhan. Saya mohon stabilitas. Hanya satu dekade tanpa devaluasi.
Milei memang kasar, tapi setidaknya dia jujur. Dia bilang akan gebrak ekonomi, dan dia melakukannya. Sakit dulu, tenang nanti?
Ah iya, narasi klise 'obat keras'. Karena tak ada yang lebih menyiratkan 'pemulihan ekonomi' selain melihat tabunganmu lenyap sebelum makan siang.