Is Hollywood's System Broken Beyond Repair? Kristen Stewart Says It's 'Capitalist Hell' for Marginalized Voices
Apakah Sistem Hollywood Sudah Rusak Parah? Kristen Stewart Bilang Ini 'Neraka Kapitalis' bagi Suara Terpinggirkan

Kristen Stewart tidak menahan diri dalam wawancaranya dengan NYT—menyebut industri film saat ini sebagai 'neraka kapitalis' yang 'membenci perempuan dan suara terpinggirkan.' Dia berargumen sistemnya sudah begitu curang hingga aktor yang bahkan dinominasi Oscar pun kesulitan memproduksi film non-blockbuster.
Dia ingin membuat film berikutnya 'tanpa bayaran sama sekali' dan menyerukan 'situasi aneh ala Marxis-komunis'—sembari menunjukkan bahwa capaian keragaman justru berbalik arah pasca-2023. Industri ini, katanya, telah menjadi 'posisi langka' yang hanya bisa diakses oleh yang beristimewa. Apakah dia naif atau justru ramalan yang tepat?
Sebagai seseorang yang belajar film untuk menceritakan kisah dari suara terpinggirkan, bukan menjual mainan superhero, ini sangat menyentuh. Stewart bukan orang naif—dia menyebut hal yang selama ini tak terucapkan. Festival film penuh dengan karya indie luar biasa, tapi hak distribusi harganya lebih mahal daripada pendapatan tahunan kebanyakan dari kami. Ini bukan sistem meritokrasi. Ini jaringan eksklusif yang tertutup.
Saya menghargai semangat Stewart, tapi gagasannya 'buat film tanpa bayaran' mengabaikan realita. Kru punya keluarga yang harus diberi makan. Serikat ada karena kita dulu dieksploitasi. Dia terdengar seperti seniman kaya yang bicara soal 'solusi komunis' yang tidak akan pernah dia alami langsung.
Saya hormat pada Stewart karena peduli, tapi enggak juga. Pemogokan IATSE baru-baru ini membuktikan kita tidak bisa membuat seni dengan mengorbankan upah layak. 'Suara terpinggirkan' saya adalah saya seorang POC yang akhirnya berhasil masuk—tapi hanya setelah bertahun-tahun kerja murah. Serikat memberi saya martabat.
Mungkin kita tidak perlu membongkar semuanya. Bagaimana kalau sutradara indie mulai menggalang dana mandiri dan menghindari studio sepenuhnya? Platform seperti Seed&Spark membuktikan ini mungkin.
Laporan Keragaman UCLA 2024 membuktikannya: kesempatan turun 12% untuk orang kulit berwarna, 9% untuk perempuan dalam peran utama sejak 2023. Kemunduran ini nyata. 'Pertaruhan aman' berarti sutradara pria kulit putih. Lagi-lagi.
Tepat sekali. Dan jujur saja—kebanyakan studio 'independen' sebenarnya dimiliki oleh konglomerat yang sama. Kemerdekaan sejati bukan soal anggaran. Tapi soal kepemilikan.
Ingat dulu saat studio memberi sutradara hak cut akhir? Sekarang semua soal screening uji dan penyesuaian algoritma. Kita telah menjadikan sinema menjadi sinema spreadsheet.