Is the U.S. Finally Going Full Throttle on Robotaxis? Why Waymo and Tesla Just Got a Massive Political Boost
Apa AS Akhirnya Serius Soal Taksi Robot? Mengapa Waymo dan Tesla Baru Dapat Dukungan Politik Besar

Nah, kita sampai di sini—Kongres akhirnya mengadakan sidang soal mobil otonom, dan para investor sudah bersalto-salto. Saham Waymo milik Alphabet melonjak lebih dari 2% hanya karena berita ini, dan jujur, bisa dimaklumi nggak? Ini bukan sekadar pemanis media. Komite kecil DPR ingin mempercepat peluncuran hingga 90.000 kendaraan otonom per tahun ke jalan raya AS.
Mereka juga mencoba membatasi kendali tingkat negara bagian atas regulasi AV, yang… yah, kontroversial. Tapi hei, kalau AS mau tetap unggul dari Tiongkok dalam persaingan teknologi, mungkin mengonsentrasikan pengawasan adalah langkah tepat. Elon sudah pamer Robotaxi-nya di Austin, dan Waymo sudah santai di LA. Masa depan sedang melaju—secara harfiah.
Jangan terlalu jauh melompat. Mengizinkan 90.000 mobil otonom per tahun terdengar mengesankan sampai kamu sadar armada AS berjumlah lebih dari 270 juta kendaraan. Ini seperti mengganti ban kempes dengan Tesla satu per satu.
Sebenarnya, 90.000 per tahun sangat besar jika kamu pertimbangkan ini adalah armada uji coba dengan pengumpulan data canggih. Setiap mobil seperti laboratorium robot berjalan.
Tapi memperluas armada uji coba tidak sama dengan penerimaan massal. Kita bicara soal infrastruktur, hukum tanggung jawab, model asuransi—semua masih berantakan.
Sementara itu, mobil miniku nggak mau terhubung ke Android Auto tanpa di-reboot dulu. Gimanapun aku harus percaya pada mobil yang bisa nyetir sendiri?
Nggak sabar menunggu mobil otonomku menabrak lecet di kawasan sekolah, lalu berdebat dengan balai kota lewat Wi-Fi.
Masalah sesungguhnya bukan kecepatan—tapi siapa yang punya hak memutuskan. Memusatkan kekuasaan di D.C. memang bisa membantu mengalahkan Tiongkok, tapi bagaimana dengan komunitas lokal? Tidak semua lingkungan ingin armada taksi robot berdengung lewat tengah malam.
Setidaknya dengan regulasi terpusat, kita akhirnya bisa dapat standar keselamatan AV nasional. Sekarang aturannya campur-campur dari negara bagian, dan itu mimpi buruk untuk peluncuran.