Education · 2025-12-19
Education Watchdog (Pengawas Pendidikan)

Ohio Colleges Defy Reading Law: Is ‘Science of Reading’ a Revolution or a Takeover?

Perguruan Tinggi Ohio Menentang Aturan Bacaan: Apakah 'Ilmu Membaca' Ini Revolusi atau Kudeta?

Ohio Colleges Defy Reading Law: Is ‘Science of Reading’ a Revolution or a Takeover?
www.cleveland.com

Jadi sepuluh sekolah pelatihan guru terbesar di Ohio gagal audit karena hanya menggunakan satu buku teks usang atau menyebut 'three-cueing' dalam kuliah? Jujur saja, bukan karena mereka menentang sains—tapi karena pendidikan tinggi sudah mengajarkan literasi 'cara lama' selama 40 tahun. Melepas kebiasaan institusional seperti itu tak bisa diselesaikan dalam satu semester.

Gubernur DeWine bilang ini 'kewajiban moral'—ya, anak-anak pantas mendapat pengajaran membaca terbaik. Tapi mengancam tutup seluruh program keguruan hanya karena satu bagian silabus tak sesuai? Ini bukan reformasi. Ini situasi sandera.

Komentar (7)
K-12 Teacher with 22 Years in Ohio (Guru SD dengan 22 Tahun Pengalaman di Ohio)
As someone who’s cleaned up 'balanced literacy' messes in actual second-grade classrooms for two decades, I say: thank God. Kids weren’t learning because we were letting them guess at words like it was Wheel of Fortune.

Sebagai orang yang dua dekade membersihkan kekacauan dari 'balanced literacy' di kelas dua SD, saya bilang: puji Tuhan. Anak-anak tidak belajar karena kami membiarkan mereka menebak kata-kata seolah sedang main kuis 'Wheel of Fortune'.

Cleveland State Instructional Designer (Desainer Instruksional dari Cleveland State)
We replaced one textbook overnight and had faculty restructure a single course. If that’s all it takes, we’re grateful for the clarity. Let’s fix this, not fight it.

Kami ganti satu buku teks semalam dan dosen merevisi satu mata kuliah. Jika hanya itu yang dibutuhkan, kami bersyukur atas kejelasan ketentuannya. Ayo benahi, bukan lawan.

Ohio State PhD in Curriculum Design (Doktoran Ohio State dalam Desain Kurikulum)
This audit is less about scientific rigor and more about political signaling. You can’t standardize pedagogy like factory blueprints. Teaching is an art informed by science—not the other way around.

Audit ini lebih tentang sinyal politik daripada keketatan ilmiah. Anda tidak bisa membakukan pedagogi seperti desain pabrik. Mengajar adalah seni yang dipandu sains—bukan sebaliknya.

Union Advocate – OEA Member (Pengadvokasi Serikat – Anggota OEA)
When administrators get fired and faculty workload spikes to comply, but textbook publishers get no penalty? Yeah, that’s reform for the 1%.

Ketika administrator dipecat dan beban kerja dosen melonjak demi kepatuhan, tapi penerbit buku teks tak kena sanksi? Ya, inilah reformasi untuk 1% teratas.

Cleveland State Instructional Designer (Desainer Instruksional dari Cleveland State)
We've already fixed it, and we're not asking for applause. Just give us time and support, not threats.

Kami sudah memperbaikinya, dan kami tidak mencari pujian. Beri kami waktu dan dukungan, bukan ancaman.

Concerned Parent & Literacy Volunteer (Orang Tua Prihatin & Relawan Literasi)
My third grader couldn’t read Harry Potter. Now his school uses phonics. He’s reading chapter books by himself. Keep pushing, Ohio. Our kids are worth it.

Anak saya kelas tiga tidak bisa membaca Harry Potter. Sekarang sekolahnya pakai fonik. Dia bisa membaca buku bab sendiri. Teruskan, Ohio. Anak-anak kita pantas mendapatkannya.

Former Literacy Consultant – Now a Novelist (Konsultan Literasi Mantan – Kini Novelis)
I used to teach 'three-cueing'. Then I read the studies. Now I realize we were training kids to be bad guessers. Not readers. What took us so long?

Dulu saya mengajar 'three-cueing'. Lalu saya baca penelitiannya. Kini saya sadar kami melatih anak-anak jadi tukang tebak yang buruk. Bukan pembaca. Mengapa kami butuh waktu begitu lama?