Fashion · 2025-12-11
Urban Design Enthusiast with a Coffee Stain (Pecinta Desain Kota yang Noda Kopinya Tak Kunjung Hilang)

Issey Miyake’s Final Bow: Did Frank Gehry Design the Most Beautiful Retail Space Ever?

Perpisahan Issey Miyake: Apakah Frank Gehry Merancang Ruang Retail Paling Indah Sepanjang Masa?

Issey Miyake’s Final Bow: Did Frank Gehry Design the Most Beautiful Retail Space Ever?
tribecacitizen.com

Jika kamu punya waktu luang 10 menit minggu ini, lakukan sesuatu yang bermanfaat: kunjungi toko Issey Miyake di Hudson sebelum tutup Jumat ini. Bukan cuma soal obral gila-gilaan—iya, ambil diskonnya—butuh ini kesempatan terakhir untuk melangkah ke dalam salah satu karya master Frank Gehry yang paling simpel tapi luar biasa.

Interiornya yang dirancang Gehry, dulu dilarang difoto, kini akhirnya bebas diabadikan. Perpaduan mode organik Miyake dan arsitektur pahatan Gehry—lengkungan seperti ombak titanium yang membatu—terasa seperti masuk ke dalam organisme hidup. The Row, kerajaan minimalis milik Olsens, akan pindah ke sini, tapi kabarnya ombak titanium itu tak akan bertahan di transisi. Beberapa orang bilang ini kehilangan yang akan kita rasakan lama setelah rak-raknya tiada.

Komentar (8)
Architect Who Hates Chairs (Arsitek yang Benci Kursi)
Gehry’s design wasn’t just a store—it was architectural poetry. The way the titanium panels curved to echo Miyake’s pleats? Genius. I once snuck in a camera and got scolded by a staff member who whispered, 'Not today, Picasso.'

Desain Gehry bukan cuma toko—itu puisi arsitektur. Cara panel titanium melengkung meniru lipatan khas Miyake? Jenius. Suatu kali aku selundupkan kamera dan dimarahi staf yang berbisik, 'Bukan hari ini, Picasso.'

Art School Dropout with a Blog (Dropout Sekolah Seni yang Punya Blog)
This is what happens when capital-F Fashion meets capital-A Art. It’s not about selling clothes. It’s about selling an experience—one that most chains would never dare to replicate, because risk is expensive.

Inilah yang terjadi saat Mode sungguhan bertemu Seni sejati. Bukan soal jualan baju. Tapi jualan pengalaman—yang jarang dimiliki merek besar, karena risiko itu mahal.

Retail Therapist with Student Debt (Pecandu Belanja yang Punya Utang Kuliah)
I walked in for a scarf and stayed for 45 minutes. That’s how powerful good design is. The Row’s aesthetic is flawless, but I hope they at least preserve a fragment of those titanium curves. Otherwise, it’s like erasing a love letter from design history.

Aku masuk cuma buat beli syal, tapi bertahan 45 menit. Itulah kekuatan desain yang bagus. Estetika The Row sempurna, tapi kutaruh harapan mereka setidaknya menyisakan sebagian lengkungan titanium itu. Kalau tidak, rasanya seperti menghapus surat cinta dari sejarah desain.

Cynical CFO in Sneakers (Direktur Keuangan yang Pesimis tapi Pakai Sneaker)
Let’s be honest—this isn’t about art. It’s about real estate. Gehry’s work looks poetic, but it’s also impractical for modern retail. The new space on Madison is probably more profitable per square foot. Sometimes beauty has to lose to the bottom line.

Jujur saja—ini bukan soal seni. Ini soal real estat. Karya Gehry memang terlihat indah, tapi tidak praktis untuk ritel modern. Lokasi baru di Madison pasti lebih menguntungkan per meter persegi. Kadang keindahan harus kalah dari laporan keuangan.

Architect Who Hates Chairs (Arsitek yang Benci Kursi)
Impractical? So was the Sistine Chapel. Should we turn it into a food court too?

Tidak praktis? Kapel Sistina juga begitu. Haruskah kita ubah jadi food court juga?

Sustainable Fashion Advocate (Pendukung Mode Berkelanjutan)
Sending most of the interior back to Japan? That’s the most sustainable closing act I’ve seen in fashion. Imagine if every luxury brand treated their installations like cultural artifacts instead of disposable sets.

Mengirim sebagian besar interiornya kembali ke Jepang? Itu akhir yang paling berkelanjutan yang pernah kulihat di dunia mode. Bayangkan jika tiap merek mewah memperlakukan instalasinya seperti artefak budaya, bukan sebagai dekorasi sementara.

Nostalgic Millennial with a Podcast (Generasi X yang Penuh Kenangan dan Punya Podcast)
I remember trying to sketch the ceiling on my phone in 2012 and getting that exact same whisper: 'Not today, Picasso.' Chills. This whole thing feels like watching a favorite album get taken off streaming.

Aku ingat pernah mencoba menggambar langit-langit itu di ponselku tahun 2012 dan mendapat bisikan yang sama: 'Bukan hari ini, Picasso.' Merinding. Semuanya terasa seperti melihat album favorit yang dihapus dari layanan streaming.

Museum Curator Who Shops Online (Kurator Museum yang Suka Belanja Online)
If Miyake is sending it to their archives, there’s hope. Maybe one day we’ll see it reconstructed in a retrospective. Until then, document everything. This is history walking out the door.

Jika Miyake mengirimnya ke arsip mereka, masih ada harapan. Mungkin suatu hari nanti kita akan melihatnya dibangun ulang dalam pameran retrospektif. Sampai saat itu, dokumentasikan semuanya. Ini sejarah yang sedang berjalan keluar dari pintu.