Will AI Push Data Centers Into Space? Sundar Pichai Bets on 2027 TPU Launch — Is Earth Running Out of Power?
Apakah AI Akan Dorong Data Center ke Luar Angkasa? Sundar Pichai Pasang Taruhan Peluncuran TPU 2027 — Apakah Bumi Sudah Kehabisan Daya?
Sundar Pichai dengan santai ungkap rencana 'proyek gila' kirim pusat data AI ke luar angkasa pada 2027. Bukan salah ketik—2027. Orang yang dulu bilang Chrome hemat baterai kini bicara satelit bertenaga surya yang lakukan machine learning di orbit. Apa kita semua cuma NPC di simulasi miliknya?
Sementara itu, jaringan listrik Bumi terengah-engah menahan beban pusat data yang ada, dan Bezos bilang pusat data di luar angkasa tak terhindarkan. Jadi rencananya: rusakkan sumber daya Bumi dulu, lalu kabur ke orbit. Ada logikanya?
Orang bertindak seolah energi di luar angkasa gratis dan tak terbatas. Ya, tenaga surya tersedia 24/7 di sana, tapi meluncurkan ribuan server menghabiskan lebih banyak bahan bakar dan biaya teknik daripada puluhan tahun listrik di Bumi. Setiap kg yang dikirim ke orbit adalah lubang hitam finansial.
Ini bukan soal kelayakan. Ini soal narasi. Para CEO ini butuh masyarakat memandang AI tanpa batas, meski harus jual fantasi megastruktur orbit. Kalau orang pikir AI butuh energi tak terbatas, mereka juga akan terima lebih banyak pembangkit batu bara.
Lihat potensi tenaga surya: Bumi hanya dapat 1 dari 2 miliar bagian energi matahari. Di luar angkasa, kita bisa serap jutaan kali lebih banyak. Musk benar—ini bukan fiksi ilmiah, ini termodinamika.
Sebelum kita buang miliaran dolar bikin pertanian server orbit, bagaimana kalau perbaiki efisiensi energi di Bumi dulu? Kita masih jalankan AI pakai chip dari 2020. Buah yang paling mudah dipetik bukan di luar angkasa—ada di desain yang lebih baik.
Tak seorang pun akan bikin kubah Dyson untuk AI. Ini cuma fantasi kapitalis untuk mengalihkan perhatian dari kenyataan bahwa AI menghisap energi dan kita tak punya rencana jangka panjang.
Tepat sekali! Mereka jual mimpi sambil abaikan bencana teknik. Panas saat masuk atmosfer, sinar kosmik merusak memori, tak bisa dirawat sama sekali—ini bukan gangguan kecil, ini penghentian penuh.
Anda berpikir dengan batasan 2024. Di 2040, roket yang bisa dipakai ulang akan umum seperti pesawat jet. 'Penghentian penuh' hari ini dulu dianggap 'mustahil' di 1960 juga. Kemajuan tak selalu lurus.