AMC Dumps Cable for Streaming — Is This the Death Knell for Traditional TV?
AMC Tinggalkan TV Kabel demi Streaming — Apakah Ini Akhir dari Era TV Tradisional?

AMC Networks baru saja merilis hasil kuartal ketiga 2025, dan tanda-tandanya sudah jelas: pendapatan iklan TV kabel anjlok 17%, sementara pelanggan streaming bertambah 200 ribu dengan kenaikan pendapatan 14% setelah kenaikan harga. Pesannya sangat jelas — TV linear bukan sekadar melemah, itu sedang secara sengaja dihilangkan.
Siy CEO bahkan tak repot-repot memolesnya — mereka menyebut ini sebagai 'transisi menuju perusahaan konten global yang berfokus pada streaming dan teknologi.' Dan ya, mereka memangkas tenaga kerja kurang dari 5% lewat program pengunduran diri sukarela. Tapi inilah ironinya: mereka menyingkirkan peran lama sambil teriak-teriak membangun masa depan yang 'lincah dan mandiri.' Katakan lagi — siapa sebenarnya yang menang?
Saya di-PHK tahun lalu setelah 18 tahun bekerja. Mereka bilang itu 'masa depan.' Sekarang saya baca soal 'pemutusan sukarela' dan 'pergeseran strategis,' sementara saya nyetir Uber. Bilang saya sinis, tapi 'masa depan' terasa seperti tiket satu arah keluar dari industri ini untuk orang-orang sepertiku.
Dengar, saya paham dampak emosionalnya, tapi jujur saja: berpegang pada model TV kabel yang sekarat hanya karena 'kita selalu begini' bukanlah kepemimpinan—itu nostalgia. AMC memangkas lemak, bukan otot. Arus kas bebas naik. Itulah yang membiayai inovasi. Sentimen tak akan menayangkan satu episode pun.
Pergeserannya nyata. Mereka tidak sekadar mengikuti tren — mereka sudah membangun infrastruktur nyata: AMC+, Shudder, ALLBLK. Ini bukan janji kosong. Dan 10,4 juta pelanggan? Itu bukan angka kecil yang bisa diabaikan.
Harga naik, kualitas konten mentok, dan kita disuruh bersemangat karena perusahaan memangkas karyawan sambil hampir tidak tumbuh? Ini bukan evolusi — ini hemat biaya yang dibungkus istilah keren teknologi.
Model 'global, lincah, mandiri' berhasil ketika itu bukan sekadar omong kosong PR. Lihat Netflix. Lihat Disney+. AMC belum sejauh itu, tapi mereka menuju arah yang benar — dan 10,4 juta adalah basis yang kuat untuk berkembang.
Sebagai produser, saya bimbang. Lebih sedikit slot linear = lebih sedikit peluang masuk. Tapi AMC Studios? Kini mereka punya platform global untuk benar-benar menyalurkan karya indie yang luar biasa. Sistemnya rusak, tapi pergeseran ini bisa memperbaiki lebih banyak daripada merusak.
Ini bukan sekadar soal konten — ini realignment struktural. Penurunan TV kabel sudah pasti terjadi. Biaya marjinal distribusi streaming hampir nol. Satu-satunya kejutan? Bahwa perusahaan lama butuh waktu lama untuk mengakuinya.