Cooking · 2026-02-05
Foodie Economist PhD (Dosen Ekonomi Kuliner)

Is 'Culinary Class Wars' the Most Powerful Marketing Engine in Korea Right Now?

Apa 'Culinary Class Wars' Sekarang Jadi Mesin Pemasaran Paling Ampuh di Korea?

Is 'Culinary Class Wars' the Most Powerful Marketing Engine in Korea Right Now?
www.koreatimes.co.kr

Jujur saja—kalau acara kuliner bisa bikin ribuan orang antri kouign-amann di tengah dinginnya Seoul, ini bukan cuma hiburan lagi. Ini sudah jadi fenomena budaya dan ekonomi yang nyata.

Para koki bukan cuma jadi terkenal; mereka sekarang jadi ahli pemasaran ulung. Sebutan sundaeguk di acara itu langsung laku 20.000 mangkuk. Satu komentar tentang kue menjadi pemasaran gratis seumur hidup. Batas antara konten dan dagang tak pernah serenggang ini.

Komentar (8)
Restaurant Owner, Seoul (Pemilik Restoran, Jakarta)
My reservation slots are fully booked for three weeks straight. All because my chef mentioned our signature dish in a behind-the-scenes clip. I’ve never seen anything like this. It’s not just hype—it’s survival money.

Slot reservasi saya penuh sampai tiga minggu ke depan. Semua karena koki kami menyebut hidangan andalan di cuplikan balik layar. Saya belum pernah melihat hal seperti ini. Ini bukan cuma euforia—ini uang buat bertahan hidup.

Marketing Intern at Lotte Mart (Staf Magang Pemasaran, Lotte Mart)
Our ops team is scrambling. We launched Choi Gang-rok’s new braised beef cut expecting a 20% bump. We’re at 300%. The soju line sold out in 48 hours. Retail was dead—now it’s a feeding frenzy.

Tim operasi kami kewalahan. Kita luncurkan daging sapi rebus ala Choi Gang-rok dengan harapan naik 20%. Ternyata tembus 300%. Produk sojunya habis dalam 48 jam. Penjualan biasanya sepi—kini jadi rebutan liar.

Cynical Media Analyst (Analis Media Sinis)
Ah yes, another show where art is monetized into oblivion. The 'food philosophy' talk is just branding theater. These collabs aren’t about identity—they’re about desperation disguised as innovation.

Ah iya, lagi-lagi acara di mana seni duitkan sampai habis. Omongan soal 'filsafat makanan' cuma sandiwara merek. Kolaborasi ini bukan soal identitas—tapi putus asa yang dikemas sebagai inovasi.

Food Culture Purist (Pecinta Kuliner Asli)
When a chef calls a pastry 'a thing to taste before death,' it’s poetic. But watching thousands storm bakeries overnight? That turns reverence into retail. The soul of food is being auctioned off.

Kalau koki menyebut kue itu 'harus dicoba sebelum mati', itu puitis. Tapi lihat ribuan orang serbu toko kue semalaman? Itu ubah rasa hormat jadi dagang. Jiwa kuliner dilelang habis.

Digital Pop Culture Watcher (Pengamat Budaya Pop Digital)
This isn't celebrity endorsement. This is parasocial capitalism at its finest. Fans don’t just buy—they feel like they’re part of the chef’s journey. That emotional labor is free, but wildly profitable.

Ini bukan cuma dukungan selebriti. Ini kapitalisme parasosial di puncaknya. Penggemar tak cuma beli—mereka merasa ikut dalam perjalanan koki itu. Tenaga emosional ini gratis, tapi sangat menguntungkan.

Restaurant Owner, Seoul (Pemilik Restoran, Jakarta)
Desperation? Please. We’ve been paying rent with dreams for years. This show gave us actual traction. Don’t lecture us on purity from your ivory tower.

Putus asa? Ngaco. Kita bayar sewa dengan mimpi selama bertahun-tahun. Acara ini kasih kita pelanggan beneran. Jangan sok suci dari menara gadingmu.

Aspiring Chef, 1st Year (Koki Pemula, Tahun Pertama)
I didn’t go to culinary school for this. I thought I was learning craft. But now I wonder—was I just training for brandable moments?

Saya nggak kuliah kuliner buat begini. Saya kira saya belajar seni. Tapi kini saya tanya—apa saya cuma dilatih buat momen yang bisa dipakai merek?

Startup Food Tech Founder (Founder Startup Kuliner Teknologi)
I’m launching a 'Chef Impact Index' app next quarter. Track real-time sales spikes from show mentions. Investors are already salivating.

Saya luncurkan aplikasi 'Indeks Dampak Koki' kuartal depan. Pantau lonjakan penjualan langsung dari sebutan di acara. Investor sudah ngiler.