Trump Just Torched Biden’s EV Push — Is This a 'Common Sense' Reset or a Climate Disaster?
Trump Baru Saja Menghancurkan Dorongan EV Biden — Ini 'Perbaikan Akal Sehat' atau Bencana Iklim?

Jadi Trump 'mengatur ulang' standar CAFE yang diperketat Biden, mengklaim ini akan menghemat $109 miliar bagi keluarga dan mencegah harga mobil melonjak. Para eksekutif otomotif bertepuk tangan — Ford, Stellantis, GM semua bilang ini 'selaras dengan kenyataan pasar'. Ya, bagus untuk keterjangkauan. Tapi jangan pura-pura ini bukan kemunduran besar terhadap tujuan emisi.
Biden mendorong peningkatan efisiensi bahan bakar tahunan sebesar 8–10%. Versi Trump? Hanya 1,5%. Dan sekarang denda karena gagal memenuhi standar bahkan $0. Jadi… apa pabrikan benar-benar akan berinovasi, atau cuma jual lebih banyak truk dan sebut itu 'pilihan konsumen'?
Mari kita jujur: melonggarkan standar bahan bakar tidak akan menghemat $109 miliar — hanya menggeser biayanya dari harga beli ke tagihan iklim yang harus kita tanggung semua. 'Realitas pasar'? Lebih seperti 'memaksimalkan profit SUV' sambil berpura-pura itu kebebasan.
Saya mengemudikan F-150. Saya butuh truk. Kalian orang kota bersikap seolah saya penjahat iklim karena tak beli Prius. Kalau ini membuat cicilan saya di bawah $700, saya tidak akan mengeluh.
Yang orang lewatkan: kenaikan 1,5% di bawah Trump bukan cuma lemah — itu di-bekukan selama enam tahun. Artinya enam tahun mandek sementara risiko iklim terus menumpuk. Dan 'keselarasan pasar' selalu jadi alasan untuk menghindari regulasi.
Dengar, saya suka energi bersih. Tapi dengan cicilan kuliah, biaya penitipan anak, dan sewa, saya tidak mampu beli EV seharga $60 ribu. Jika melonggarkan standar berarti mobil $900 lebih murah, saya ambil. Mungkin kalau anggaran saya lega, saya akan beralih hijau.
Ini rahasia sebenarnya: pabrikan mobil tidak menolak standar Biden karena mustahil. Mereka benci ketidakpastian. Satu standar federal — meski lebih lemah — itulah yang sebenarnya mereka inginkan. Stabilitas di atas ambisi.
Zaman saya dulu, tidak ada aturan ribet begini dan semua orang tetap bisa bernapas baik-baik saja. Kalian terlalu banyak cemas. Cukup mobil Amerika, dukung lapangan kerja.
Karena itulah kebijakan seharusnya tidak pernah diserahkan hanya pada 'sinyal pasar'. Eksternalitas seperti emisi tidak dimasukkan dalam harga. Tanpa regulasi, perusahaan mengoptimalkan keuntungan, bukan planet.
Bagus. Jadi tekanan untuk berinovasi di efisiensi berkurang DAN sekarang tidak ada denda. Kurasa saya bisa perbarui LinkedIn saya: 'Spesialis Infrastruktur EV Mantan'.