Disney’s Villain Obsession: Is Gaston Really the Next Great Antihero or Just a Bad Haircut with Delusions of Grandeur?
Obsesi Disney terhadap Penjahat: Apakah Gaston Calon Antihero Hebat Berikutnya atau Cuma Lelaki Bergaya Rambut Nyentrik yang Sok Jago?

Jadi Disney sedang membuat film spinoff Gaston bercorak petualangan ala bajak laut? Oke, terserah, kalau kamu kegirangan membayangkan 90 menit hanya berisi pamer otot, narsisme, dan seksisme yang nyaris tak tersamar. Sementara itu, legenda seperti Yzma, Hades, atau Dr. Facilier terjebak menunggu di antrian penjahat seperti pemain latar di pesta istana yang tak pernah dipilih tampil.
Dengar, kami mengerti—kisah asal-usul itu emas di kotak penjualan saat ini. Tapi jangan asal bagi-bagi jalan cerita penebusan pada setiap penjahat yang punya jubah mewah. Beberapa karakter lebih baik dibiarkan tanpa simpati. Beri film solo hanya pada mereka yang kekacauan batinnya membuat kita benar-benar mempertanyakan siapa monster sesungguhnya.
Film solo Hades justru bisa mengembalikan martabat bangsa Yunani kuno. Dalam mitos aslinya, dia bukan pemberontak—dia justru tokoh yang bertanggung jawab. Zeus dan atraksi pesta-pestanya yang menyebabkan separuh masalah di alam bawah tanah.
Tepat sekali! Bisakah kita berhenti menggambarkan Hades sebagai penjahat hanya karena dia menjalankan tugasnya? Masalah sesungguhnya adalah hierarki Olympi yang penuh racun.
Jujur saja, saya hanya mau film Yzma karena saya rela bayar mahal hanya untuk menonton kakek-kakek cekikikan jahat sambil merancang dominasi dunia lewat senjata biologis berbasis alpaka. Itu yang disebut kedalaman karakter.
Perjalanan alam baka Dr. Facilier bisa jadi petualangan visual pertama Disney yang benar-benar psikedelik. Bayangkan Underworld New Orleans di mana arwah jazz bertarung dengan dewa voodoo bayangan.
Beri saya asal-usul tragis Ursula yang diusir karena 'terlalu kuat,' bukan 'terlalu jahat.' Saya ingin melihat patriarki yang membuatnya jadi penyihir laut. Hancurkan hatiku, Disney.
Kalian cuma benci rasa percaya diri. Gaston memancarkan karisma. Dia satu-satunya penjahat Disney yang paham bahwa terkadang kamu harus jadi pria dominan agar urusan selesai.
Mengatakan Gaston 'menyelesaikan pekerjaan' seperti bilang pembakaran itu membersihkan lingkungan. Maskulinitas toksik yang dibalut lagu tentang makanan sarapan.
Jujur? Saya hanya rindu masa ketika penjahat tetap menjadi penjahat. Masa-masa sederhana. Lebih sedikit sesi terapi untuk penjahat kartun.