Coyotes Are Killing Deer — But Are They the Real Villain Maine Hunters Think?
Serigala Timur Membunuh Rusa — Tapi Apakah Mereka benar-benar Musuh yang Dibenci Pemburu Maine?

Pemburu di Maine marah besar pada serigala timur — bukan hanya karena mereka pemangsa, tapi karena mereka sedang menang. Setiap kali seorang pemburu mengikuti jejak rusa jantan di salju, lalu menemukan bangkai setengah dimakan dikelilingi jejak serigala, kemarahan itu semakin membesar. Tapi ada kejutan: ahli biologi bilang serigala bukan penyebab menurunnya hasil buruan rusa — justru sebaliknya, mereka penting untuk ekosistem yang seimbang.
Sementara pemburu ingin balas dendam tanpa batas, sains justru menyerukan pengekangan. Serigala menyeimbangkan populasi rusa, mengurangi penggembalaan berlebihan dan penyakit akibat kutu. Namun negara bagian tetap menghabiskan $174 per ekor serigala untuk memburu mereka — uang rakyat. Apakah ini perang terhadap alam, atau hanya politik yang dimainkan di hutan?
Saya memburu serigala timur selama 40 tahun. Sudah sering melihat mereka membunuh rusa muda dengan kejam. Mereka bukan makhluk yang disalahpahami — mereka hama. Setiap kali saya menguliti satu ekor, saya ingat daging rusa yang tak akan muncul di meja makan keluarga musim dingin ini.
Menyebut serigala 'hama' karena mereka melakukan apa yang seharusnya dilakukan predator di alam sama saja seperti menyebut pemadam kebakaran 'pelaku pembakaran' hanya karena mereka sering berada di lokasi kebakaran.
Data menunjukkan serigala hanya membunuh sekitar 15% rusa di selatan Maine. Perubahan iklim, hilangnya habitat, dan musim dingin yang parah merupakan faktor yang lebih besar. Tapi coba katakan itu pada pemburu yang baru saja kehilangan rusa jantan besar-nya.
Jadi kita menghabiskan $52 ribu per tahun untuk membunuh serigala… sementara anggaran perlindungan habitat dipangkas? Ini terasa lebih seperti pencarian kambing hitam yang dibiayai negara daripada konservasi.
Saya tetap memburu serigala — tapi saya biarkan yang terkena penyakit kulit. Alam sudah menghukum mereka. Jika kita harus mengelola predator, lakukan secara bijak, bukan emosional.
Melihat tiga serigala bermain dalam kabut pagi ini. Mereka bukan monster — hanya bertahan hidup. Mungkin kita bisa belajar dari mereka.
Manusia memusnahkan serigala lalu menyalahkan serigala timur karena mengisi kekosongan itu. Mungkin masalah sebenarnya bukan serigala — tapi penolakan kita bahwa alam tak ada untuk kenyamanan kita.