Is the AI Bubble About to Burst? Perplexity Valuation Soars While Critics Call It 'Judgmental Valley Theater'
Apakah Gelembung AI Segera Meledak? Valuasi Perplexity Melejit, Tapi Kritikus Sebut Ini 'Drama di Lembah Penuh Nilaian'

Perplexity, raksasa baru AI pencarian yang didirikan oleh Aravind Srinivas, melambung ke valuasi $50 miliar dalam hitungan bulan—lebih cepat daripada kebanyakan startup menaikkan jumlah pengikut LinkedIn mereka. Tapi ini klimaksnya: survei terbaru di San Francisco malah menyebutnya sebagai bintang AI paling mungkin jatuh bangkrut.
Dan OpenAI tidak kalah jauh. Meski ChatGPT kehilangan sedikit pangsa pasar dari pesaing seperti Gemini, ia tetap jadi raksasa AI yang tak tergoyahkan. Namun kini para investor bertanya: bisa nggak sih valuasi setinggi langit ini bertahan tanpa laba yang nyata? Jawaban ambigu Sam Altman atas pertanyaan sulit malah menambah panas suasana.
Saya pernah mendanai tiga startup AI ‘revolusioner’. Dua gulung tikar. Satu lagi berubah jadi produsen makanan anjing. Valuasi Perplexity terasa seperti delusi kolektif. Kita bukan lagi mendanai inovasi—kita membayar presentasi PowerPoint.
Fakta bahwa Altman menghindari pertanyaan soal komitmen belanja $1,4 triliun dengan jawaban ‘Saya bakal carikan pembeli’ adalah puncak gaya gaya khas pendiri startup. Tidak transparan, hanya pamer nuansa. Sementara itu, para developer yang membangun di atas API mereka panik setengah mati.
Saya bangun startup SaaS penuh berdasar API ChatGPT. Kalau OpenAI berpaling ke aplikasi sosial, saya kacau. Ambisi satu pendiri bisa menghancurkan ribuan usaha kecil.
Semua pasar butuh euforia irasional agar tumbuh. Ingat Web3? Dulu ditertawakan—sampai ada yang kaya. Valuasi bukan gambaran pendapatan, tapi cerminan kepercayaan. Dan saat ini, kepercayaan sedang melesat vertikal.
Bahaya sebenarnya bukan meleburnya gelembung. Tapi bahwa kita menumpahkan miliaran ke AI tanpa pengawasan publik sama sekali. Ini bukan sekadar aplikasi—ini infrastruktur kognitif yang membentuk cara manusia berpikir.
Kalian ribut soal valuasi sementara sewa apartemen saya naik 30% gara-gara startup 'revolusioner' kalian. Saya terima tunai. Nggak pakai API. Nggak ribet.
Respons Altman bukan candaan. Itu pesan: pasar akan mengatur dirinya sendiri. Kami tidak bertanggung jawab ke wartawan. Kami bertanggung jawab ke pembeli.