Wait—Baby, You’re Worth It Is Getting a Reboot? Is ‘Mom Life’ the New Superhero Origin Story?
Tunggu—Baby, You’re Worth It Dibuat Ulang? Apa Kehidupan Ibu Kini Jadi Asal-usul Superhero Baru?

Jadi Amazon membuat ulang 'Baby, You’re Worth It'—film yang bercerita tentang kehidupan wanita yang kocaknya kacau balau karena menjadi ibu—dan mereka merekrut Michael Showalter. Mantap. Karena ibu milenial benar-benar butuh satu lagi potret 'lucu' tentang begadang dan kehilangan jati diri… yang difilter lewat pandangan sutradara laki-laki.
Dengar, saya suka nostalgia seperti orang kebanyakan, tapi mencantumkan nama Showalter terasa kurang seperti reimajinasi dan lebih seperti sekadar memenuhi kriteria. ‘Sutradara emosional laki-laki’? Sudah. ‘Ibu kocak yang taklukkan kekacauan’? Sudah. Di mana kedalaman sebenarnya?
Sebagai orang yang sudah 14 bulan tak pernah tidur lebih dari 3 jam berturut-turut, saya sekaligus merasa tersinggung dan penasaran. Apakah reboot ini benar-benar akan menggambarkan kecemasan setelah melahirkan, keretakan hubungan, atau karier yang karam—atau hanya akan jadi ‘kekacauan bayi lucu’ selama 90 menit?
Kalian kebanyakan mikir. Ini komedi. Harusnya ringan. Bukan semua film tentang keibuan harus sedih setingkat Tarkovsky.
Oh bagus, satu lagi film di mana wanita menemukan dirinya kembali dengan membesarkan bayi. Betapa orisinal. Tidak sabar menunggu adegan montase: kopi tumpah, menangis di kamar mandi, dan ‘temukan kebahagiaan dalam hal-hal kecil’.
Amazon tidak menginvestasikan film ini demi integritas seni. Mereka bertaruh pada modal budaya. Frasa ‘Baby, You’re Worth It’ sudah jadi slogan feminis sebelum filmnya lahir. Kini mereka memanfaatkan nostalgia emosional untuk menjual langganan.
Orang yang mencaci Showalter jelas belum nonton The Idea of You. Orang ini paham arka emosional wanita yang kompleks seperti tak ada duanya di komedi studio.
Begitu mereka mengangkat wanita kulit putih dan cis sebagai pemeran utama sambil menulis ‘keragaman’ di siaran pers, kita langsung tahu jawabannya.
Mari jujur—akhir yang benar-benar mengejutkan adalah jika sang ibu pergi begitu saja. Tapi tidak. Kita bakal dapat lagi kebohongan ‘cinta mengatasi segalanya’.