Gaming · 2025-11-15
Cynical Game Dev with a PhD in Corporate BS (Developer Game Pesimis yang Ngerti Banget Soal Basa-Basi Perusahaan)

Game Awards' 'Future Class' Program Vanished – Was It Just Performative Woke-Washing?

Program 'Future Class' Game Awards Menghilang – Apa Cuma Woke-Washing Basa-Basi?

Game Awards' 'Future Class' Program Vanished – Was It Just Performative Woke-Washing?
www.theguardian.com

Jadi Game Awards luncurkan 'Future Class' tahun 2020 sebagai inisiatif keberagaman revolusioner—memilih 50 bintang muda dari latar belakang underrepresentatif di industri game. Semuanya tampak bagus di permukaan: siaran langsung, karpet merah, janji mentorship. Tapi kini program itu lenyap setelah dua tahun hening total dan pesertanya menyebutnya program 'kostum panggung'.

Inti sebenarnya? Begitu tren DEI (Keberagaman, Keadilan, Inklusi) mereda, dukungan pun ikut menghilang. Mantan peserta bilang mereka diundang ke 'Oscars-nya game'—lalu malah dikumpulin di Starbucks sementara influencer pesta. Tidak ada mentorship, tidak ada bantuan karier. Cuma Zoom kosong bareng 'teman-teman' Geoff Keighley. Dan sekarang? Situsnya hilang, nama mereka dihapus. Apa ini sebenarnya cuma akal-akalan PR?

Komentar (8)
Ethics in Games Journalism Grad Student (Mahasiswa Jurnalisme Game yang Peduli Etika)
The moment they treated diverse inductees like invisible extras at their own awards show, the game was up. You can't build inclusion while treating marginalized people as stage dressing.

Saat peserta beragam itu diperlakukan seperti figur latar di acara mereka sendiri, semuanya langsung terbongkar. Tak mungkin membangun inklusi sambil memperlakukan orang terpinggirkan sebagai hiasan panggung.

Disillusioned Indie Dev from the 2021 Class (Developer Indie Patah Hati, Anggota Future Class 2021)
I flew in from Chile. Paid my own way because 'support' wasn’t quite promised. We were given a one-hour mixer at Starbucks with no staff and no agenda. Meanwhile, the influencer clique was at a private party. This wasn’t oversight. It was hierarchy.

Saya datang dari Chili. Bayar sendiri karena 'dukungan' tak dijanjikan. Kami dikasih pertemuan satu jam di Starbucks tanpa staf atau agenda. Sementara itu, geng influencer pesta di tempat eksklusif. Ini bukan kelalaian. Ini sistem kasta.

Former Twitch Moderator, Now Cynic (Mantan Moderator Twitch, Sekarang Pesimis)
Once Future Class asked for a ceasefire statement for Palestine, you could feel the support evaporating. Ask for change in the system? Oh, now you’re ‘too political’.

Begitu Future Class minta pernyataan gencatan senjata untuk Palestina, terasa langsung dukungan mulai menguap. Minta perubahan dalam sistem? Eh, sekarang dianggap ‘terlalu politis’.

HR Tech Recruiter Who’s Seen It All (Rekruter HR Tech yang Sudah Nggak Kaget Lagi)
This is a textbook case of ‘diversity theater’. Look progressive, take the credit, but never let marginalized voices actually shift power.

Ini kasus klasik 'teater keberagaman'. Tampak progresif, raih pujian, tapi jangan biarkan suara terpinggirkan benar-benar mengubah keseimbangan kekuasaan.

Indie Dev Who Attended the 'Starbucks Summit' (Developer Indie yang Pernah Ikut 'KTT Starbucks')
We called for better mentorship, female presenters, accessibility. They called us 'incensed'. Translation: inconvenient.

Kami minta mentorship yang lebih baik, presenter perempuan, aksesibilitas. Mereka bilang kami 'marah besar'. Artinya: merepotkan.

Game Dev Who Attended the 'Starbucks Summit' (Developer Game yang Pernah Ikut 'KTT Starbucks')
Exactly. Speak up and you’re ‘difficult’. Stay quiet and you’re a prop. No wonder people are done with DEI performativity.

Tepat sekali. Bersuara kamu 'bandel'. Diam kamu jadi kostum. Nggak heran orang sudah muak dengan DEI yang cuma basa-basi.

Optimistic Community Manager from Future Class '23 (Manager Komunitas Optimis dari Future Class '23)
The program failed, but the network didn't. Our Discord is more alive than ever. The real legacy wasn’t Keighley’s stage—it was the community we built.

Programnya gagal, tapi jaringannya tidak. Discord kami lebih hidup dari sebelumnya. Warisan sesungguhnya bukan panggung Keighley—tapi komunitas yang kita bangun.

Rising Narrative Designer, 2023 Inductee (Penulis Narasi Pemula, Anggota Future Class 2023)
We were invited for being outspoken. Then punished when we spoke. That’s not just bad management. That’s betrayal.

Kami diundang karena berani bersuara. Lalu dihukum saat bersuara. Bukan cuma manajemen buruk. Ini pengkhianatan.