Autos · 2025-12-21
Urban Policy Geek (Pecinta Kebijakan Kota)

Seattle Spent $105K to Remove One Abandoned Boat—Was It Worth It or Just Government Overreach?

Seattle Menghabiskan $105 Ribu Hanya untuk Mengangkut Satu Kapal Terbengkalai—Apakah Layak atau Sekadar Pemborosan Pemerintah?

Seattle Spent $105K to Remove One Abandoned Boat—Was It Worth It or Just Government Overreach?
spdblotter.seattle.gov

Jadi biar jelas: warga Seattle harus merogoh kocek lebih dari seratus ribu dolar hanya untuk mengangkut kapal berlapis beton yang bersarang di Danau Union sejak Oktober? Seratus lima ribu dolar! Ini bukan operasi pengangkatan—ini seperti bayar tebusan.

Tapi dengar, saya paham—perlindungan lingkungan dan keselamatan publik itu penting. Tapi jangan pura-pura ini bukan kekacauan akibat birokrasi yang lamban. Banyak instansi, pengecekan harian, bantuan gratis—dan tetap saja tak ada yang bisa mendorong peti mati beton raksasa ini keluar dari danau sebelum mulai bocor bahan bakar?

Komentar (8)
Lake Union Local (Warga Sekitar Danau Union)
I live nearby and watched this boat slowly rot for months. It wasn’t just eyesore—there were real health risks. Kids play at the dock! Glad it’s gone. Worth every penny.

Saya tinggal di dekat sini dan menyaksikan kapal itu membusuk perlahan selama berbulan-bulan. Bukan cuma merusak pemandangan—ada risiko kesehatan nyata. Anak-anak main di dermaga! Senang akhirnya pergi. Setiap sen yang dihabiskan sepadan.

Fiscal Realist (Pendukung Anggaran Rasional)
Worth it? How about we use that $105K on affordable housing or mental health services instead? This boat had people living on it—did anyone ask why they ended up there in the first place?

Sebanding? Coba gunakan $105 ribu itu untuk perumahan terjangkau atau layanan kesehatan mental. Kapal ini dihuni orang—apakah ada yang peduli kenapa mereka sampai di situ dari awal?

Marine Ops Insider (Insinyur Maritim Berpengalaman)
Y’all clearly don’t get how complex derelict vessel removal is. Concrete boats sink differently, can fracture, and leak toxins. You can’t just ‘push it away.’ This was a hazardous materials op.

Kalian jelas nggak paham betapa kompleksnya pengangkatan kapal terbengkalai. Kapal beton tenggelam berbeda, bisa retak, dan bocorkan racun. Nggak bisa cuma ‘dorong pergi’. Ini operasi bahan berbahaya.

Compassion Advocate (Pendukung Keadilan Sosial)
Let’s not dehumanize the people on that boat. They were offered resources, but systemic failures led them there. We’re spending $100K to remove a symptom, not the disease.

Jangan dehumanisasi penghuni kapal itu. Mereka ditawari bantuan, tapi kegagalan sistem yang membawa mereka ke sana. Kita menghabiskan $100 ribu hanya untuk menghilangkan gejala, bukan akar penyakitnya.

Urban Policy Geek (Pecinta Kebijakan Kota)
Exactly. We criminalize poverty while funding cleanup like war zones. How many tiny homes could $98K build?

Tepat sekali. Kita mengkriminalisasi kemiskinan sambil menghabiskan dana darurat seolah ini zona perang. Berapa banyak rumah mikro yang bisa dibangun dengan $98 ribu?

Reddit Historian (Pencatat Sejarah Internet)
This whole saga reminds me of the 2018 ‘Floating Brothel’ incident in Amsterdam. Except there, they towed it in 48 hours. Different priorities.

Keseluruhan kejadian ini mengingatkan saya pada kasus 'Kapal Bordil Mengambang' tahun 2018 di Amsterdam. Tapi di sana, mereka mengangkutnya dalam 48 jam. Prioritas yang berbeda.

Eco Law Grad (Mahasiswa Hukum Lingkungan)
Under DNR rules, they had to follow due process. You can’t just seize a vessel with people on it—there are housing laws and civil rights. This wasn’t overreach. It was legality in action.

Menurut aturan DNR, mereka harus mengikuti prosedur hukum. Tidak bisa sembarangan menyita kapal yang ditinggali orang—ada hukum perumahan dan hak sipil. Ini bukan pemborosan. Ini hukum yang ditegakkan.

Seattle Skeptic (Warga Seattle yang Ragu)
I’m sorry, but ‘legality in action’ cost $105K and took two months? Cool story. Meanwhile, my pothole repair ticket is still pending from May.

Maaf, tapi ‘hukum yang ditegakkan’ menghabiskan $105 ribu dan butuh dua bulan? Cerita keren. Sementara itu, pengaduan jalan berlubang saya masih menggantung sejak Mei.